Ringkasan Materi Semester Pendek Sistem Pengolahan Basis Data – Normaliasasi – , STMIK AMIKOM Purwokerto, Dosen Pengampu : Andi Dwi Riyanto, M.Kom

TEKNIK NORMALISASI
BEBERAPA PENGERTIAN NORMALISASI :
Normalisasi merupakan proses pengelompokan elemen data menjadi tabel–tabel yang menunjuk-kan entity dan relasinya.
Normalisasi adalah proses pengelompokan atribute-atribute dari suatu relasi sehingga membentuk WELL STRUCTURE RELATION.
Keuntungan dari normalisasi, yaitu :

  1. Meminimalkan ukuran penyimpanan yang diperlukan untuk menyimpan data.
  2. Meminimalkan resiko inkonsistensi data pada basis data
  3. Meminimalkan kemungkinan anomali pembaruan
  4. Memaksimalkan stabilitas struktur data

WELL STRUKTURE RELATION
Adalah sebuah relasi yang jumlah kerangkapan datanya sedikit (minimum Amount Of Redundancy), serta memberikan kemungkinan bagi user untuk melakukan INSERT, DELETE, dan MODIFY terhadap baris-baris data pada relation tersebut, yang tidak berakibat terjadinya ERROR atau INKONSESTENSI DATA, yang disebabkan oleh operasi –operasi tersebut

ANOMALY merupakan penyimpangan-penyimpangan atau Error atau inkonsistensi data yang terjadi pada saat dilakukan proses insert, delete maupun modify.
Terdapat 3 jenis Anomali :
1. Insertion Anomali
Insertion Anomali
Error yang terjadi sebagai akibat operasi insert record/tuple pada sebuah relation
contoh :
Ada matakuliah baru (CS-600) yang akan diajarkan, maka matakuliah tsb tidak bisa di insert ke dalam relation tsb sampai ada mhs yang mengambil matakuliah tsb.

2. Delettion Anomali
Error yang terjadi sebagai akibat operasi delete record/tuple pada sebuah relation
Contoh :
Mhs dengan student-id 92-425, memutuskan untuk batal ikut kuliah CS-400, karena dia merupakan satu-satunya peserta matakuliah tsb, maka bila record/tuple tsb didelete akan berakibat hilangnya informasi bahwa mata-kuliah CS-400, biayanya 150

3. Update Anomali
Error yang terjadi sebagai akibat inkonsistensi data yang terjadi sebagai akibat dari operasi update record/tuple dari sebuah relation
Contoh :
Bila biaya kuliah untuk matakuliah CS-200 dinaikan dari 75 menjadi 100, maka harus dilakukan beberapa kali modifikasi terhadap record-record, tuple-tuple mhs yang mengambil matakuliah CS-200, agar data tetap konsisten

Download Materi Normalisasi + Contoh melakukan proses Normalisasi di : http://goo.gl/pBqgCd

Advertisements

Ringkasan Materi Semester Pendek Sistem Pengolahan Basis Data, STMIK AMIKOM Purwokerto, Dosen Pengampu : Andi Dwi Riyanto, M.Kom

KONSEP DASAR BASIS DATA

Database adalah suatu susunan/kumpulan data operasional lengkap dari suatu organisasi/perusahaan yang diorganisir/dikelola dan simpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu dengan menggunakan komputer sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan pemakainya.

SISTEM DATABASE adalah suatu sistem penyusunan dan pengelolaan record-record dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan.

KOMPONEN DASAR DARI SISTEM DATABASE
Terdapat 4 komponen pokok dari system database:

  1. DATA, dengan ciri-ciri :
  2. HARDWARE ( perangkat keras)
  3. SOFTWARE (perangkat lunak)
  4. USER (Pemakai)

KEUNTUNGAN PEMAKAIAN SISTEM DATABASE

  1. Terkontrolnya kerangkapan data dan inkonsistensi
  2. Terpeliharanya keselarasan data
  3. Data dapat dipakai secara bersama-sama
  4. Memudahkan penerapan standarisasi
  5. Memudahkan penerapan batasan-batasan pengamanan.
  6. Terpeliharanya intergritas data
  7. Terpeliharanya keseimbangan atas perbedaan kebutuhan data dari setiap aplikasi
  8. Program / data independent

KERUGIAN PEMAKAIAN SISTEM DATABASE

  1. Mahal dalam implementasinya
  2. Rumit/komplek
  3. Penanganan proses recovery & backup sulit
  4. Kerusakan pada sistem basis data dapat mempengaruhi departemen yang terkait

TUJUAN PERANCANGAN DATABASE:

  1. Untuk memenuhi informasi yang berisi kebutuhan–kebutuhan user secara khusus dan aplikasinya.
  2. Memudahkan pengertian struktur informasi
  3. Mendukung kebutuhan–kebutuhan pemrosesan dan beberapa objek penampilan (respone time, processing time dan strorage space)

Download materi dan contoh pembentukan ERD (Entity Relationship Diagram) dalam Basis data di : http://goo.gl/WBQSIB

Contoh Proposal Pengembangan Sistem, Proyek Sistem Informasi

Sebuah proyek IT yang membangun sebuah Sistem Informasi merupakan satu kesatuan yang menggabungkan hasil analisis desain sistem nformasi berikut relationship databasenya.
Adapun dibawah ini merupakan contoh utuh satu kesatuan sebuah dokumentasi Proposal Pengembangan Prosek Sistem Informasi.

Detail Materi yang disajikan diantaranya :

  1. Gambaran Umum
  2. Definisi Masalah
  3. Analisa Kelemahan Sistem Lama (mencakup Analisa terhadap kelemahan sistem yang lama dilakukan dengan tujuan untuk menunjukkan apa saja yang tidak optimal dalam sistem tersebut juga analisa PIECES
  4. Analisa Kebutuhan Sistem (mencakup fungsional dan non fungsional)
  5. Analisa Kelayakan Sistem (dilihat dari aspek Kelayakan Teknis, Kelayakan Ekonomi, Uji Kuantitatif Kelayakan biaya dan manfaat, Kelayakan Operasi, Kelayakan Sumber Daya, Kelayakan Hukum)
  6. Arsitektur Sistem
  7. Data Flow Diagram (Contex Diagram dan DFD level)
  8. ERD (ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM)
  9. Rancangan Tabel
  10. Rancangan Interface

Lebih jelas silakan download di : http://goo.gl/I8Jk2s